oleh

Israel Gempur Gaza, Puluhan Orang Palestina Tewas Akibat Serangan Udara

(KD) – Para petugas SAR dan pejabat rumah sakit mengatakan lebih dari 90 orang Palestina tewas oleh serangan udara Israel terhadap dua rumah di Jalur Gaza pada Sabtu (23/12). Serangan itu terjadi sehari setelah Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Jumat (22/12), memperingatkan bahwa warga sipil di kantong permukiman itu tidak punya lagi tempat yang aman untuk berlindung.

Juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagara mengatakan pada Jumat malam bahwa pasukan Israel memperluas serangan darat ke wilayah-wilayah di Jalur Gaza dengan fokus area selatan. Hagari mengatakan operasi-operasi militer juga terus berlanjut di separuh bagian utara Gaza, yang menjadi fokus awal serangan darat Israel. Militer Israel mengatakan pihaknya melancarkan serangan udara terhadap para kombatan Hamas di sejumlah lokasi di Kota Gaza.

Militer Israel mengatakan pihaknya sudah menahan ratusan tersangka militan di Gaza selama sepekan terakhir dan mengirim mereka ke Israel untuk diinterogasi. Dengan penangkapan itu, jumlah orang yang ditahan karena diduga terkait dengan kelompok Jihad Islam Hamas mencapai 700 orang. Amerika Serikat dan Uni Eropa menandai Hamas sebagai kelompok teror.

Sejumlah tahanan yang dibebaskan mengatakan mereka ditelanjangi hingga hanya memakai celana dalam, dipukuli dan ditahan dengan hanya diberi air minum sedikit.

Militer Israel telah membantah tuduhan melakukan penyiksaan dan mengatakan para tahanan yang tidak memiliki hubungan dengan kelompok militan itu segera dibebaskan.

Israel menyalahkan Hamas atas tingginya jumlah korban jiwa dari kalangan warga sipil dengan mengatakan Hamas menggunakan terowongan-terowongan dan kawasan-kawasan padat penduduk. Israel telah melancarkan ribuan serangan udara sejak serangan teror pada 7 Oktober dan menahan diri untuk tidak mengomentari insiden-insiden spesifik.

Meski seruan gencatan senjata dari dunia internasional makin mengencang, Israel tetap bertekad untuk bertempur hingga Hamas hancur dan disingkirkan dari kekuasaan di Gaza serta semua sandera dibebaskan.

Israel Gempur Gaza, Puluhan Orang Palestina Tewas Akibat Serangan Udara 2
Seorang pengemudi truk Mesir membawa bantuan kemanusiaan untuk Jalur Gaza sedang melewati Penyeberangan Kerem Shalom di selatan Israel, Jumat, 22 Desember 2023. (Foto: Maya Alleruzzo/AP Photo)

Bantuan kemanusiaan masuki Gaza

Sejumlah laporan pada Sabtu (23/12) menyebutkan 70 truk berisi bantuan kemanusiaan sudah memasuki bagian selatan Gaza melalui penyeberangan perbatasan Rafah yang berada di wilayah Mesir.

Gaza sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Israel sudah mengatakan kepada orang-orang Palestina di Gaza untuk mengungsi ke selatan Gaza. Namun, ketika mereka tiba, jumlah akomodasi yang tersedia hanya sedikit untuk menampung gelombang besar orang tersebut.

Sekjen PBB pada Jumat mengatakan adalah mengukur efektivitas operasi kemanusiaan dengan hanya melihat jumlah truk yang masuk adalah sebuah kesalahan.

“Masalah utamanya adalah cara Israel melakukan serangan ini menciptakan halangan-halangan masif untuk pendistribusian bantuan kemanusiaan di dalam Gaza,” katanya.

Dia mencatat bahwa tidak ada prasyarat untuk operasi bantuan yang efektif karena tidak ada jaminan keselamatan bagi staf untuk bekerja dalam kapasitas logistik dan melanjutkan aktivitas komersial. [Red]#VOA

Kepala Biro Gedung Putih VOA Patsy Widakuswara dan koresponden PBB Margaret Besheer berkontribusi untuk laporan ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *