oleh

TAKALAR (MDN) – Kejadian pengeroyokan di dusun Jukukang, desa Moncongkomba, kec.pol-sel, kabupaten Takalar. Sudah sampai di polres Takalar dan masi belum menemukan titik terang sampai sekarang. Senin (1/12/2024).

Kronologis kejadian berdasarkan SURAT TANDA PENERIMAAN LAPORAN (No. STTLP/B/354/XII/2023/SPKT/POLRES TAKALAR/POLDA SULAWESI SELATAN) dan Laporan Polisi Nomor : LP/B/354/XII/2023/SPKT/POLRES TAKALAR/POLDA SULAWESI SELATAN, Tanggal 5 Desember 2023 pukul 00.08 WITA, bertempat di kantor kepolisian tersebut.

Kejadian Pengeroyokan Belum Ada Penyelesaian 2

Saudara CAPO DG.SIBO yang beralamat di dusun Jukukang desa Moncongkomba kec.pol-sel kab.takalar. telah melaporkan dugaan Tindak Pidana Pengeroyokan UU Nomor 1 tahun 1946 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam pasal 170 KHUP, yang terjadi di jalan RT 00, RW 00 Desa Moncongkomba, kec.polsel kab.takalar.

Pada hari Senin, 04 Desember 2023. Jam 18.45 WITA, dengan terlapor atas nama Maintang Dg.Sali dan Basse Dg. Sunggu, uraian kejadian bahwa pada hari dan tempat kejadian korban yang pulang dari rumah anaknya tiba-tiba dihadang oleh terlapor Pr. MAINTANG DG.SILA bersama dengan ibunya Pr. BASSE DG.SUNGGU kemudian tiba-tiba terlapor melakukan pengeroyokan terhadap korban diawali oleh Pr. BASSE DG.SUNGGU yang langsung memukul wajah bagian kiri korban dengan menggunakan tinju bagian kanan terlapor setelah itu anak korban juga ikut memukul dengan menggunakan cakar di bagian dada yang mengakibatkan baju korban robek dan luka goresan bagian dada korban akibat kejadian tersebut korban mengalami luka dibagian wajah sebelah kiri dan luka bekas cakar dibagian dada depan korban.

BRIPTU Syafaat Wirakusuma A. TORKI. S.M. selaku penyidik pembantu dalam kasus tersebut saat di konfirmasi via WhatsApp terkait kasus tersebut.

“Kepolresmaki koordinasi sama Kanit 1 pak” balas Chat Syafaat via WhatsApp (1/1/2024)

Untuk menindaklanjuti balasan chat syafaat, kamipun meminta nomor kontak Kanit 1 dan sampai berita ini kami muat tidak ada balasan dari syafaat selaku penyidik pembantu dalam kasus tersebut.

Korban CAPO DG.SIBO saat ditemui dikediamannya mengungkapkan bahwa ada kekecewaan terhadap penanganan kasusnya yang sudah lama dan belum ada penyelesaian sampai sekarang.

“Saya juga sudah beberapa kali menyampaikan ke penyidik, kapan kasus saya ada penyelesaian pak, kenapa sampai sekarang belum ada ada titik terang” terang capo dg.sibo.

Dalam kejadian tersebut pihak keluarga korban meminta pihak kepolisian agar segera ada penyelesaian untuk memhindari hal-hal yang tidak diinginkan. [D’Kawang]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *