oleh

Kapolres Ngawi Pimpin Jumat Curhat Bersama Satpam dan Polhut di Alas Caffe

NGAWI (KD) – Demi menampung segala bentuk permasalahan yang dialami masyarakat dan mencari solusinya, Polres Ngawi rutin mengadakan kegiatan Jumat Curhat.

Kali ini Kegiatan tersebut dilaksanakan di Alas Caffe milik Perhutani Kabupaten Ngawi Jl. Yos Sudarso 10 Ngawi, pada Jumat (5/1/2024) pagi.

Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., yang memimpin kegiatan didampingi oleh Dandim 0805 Ngawi Letkol Armed Didik Kurniawan, Administratur Perhutani Ngawi, Tulus Budyadi dan Asisten Perekonomian Pemerintah Kabupaten Ngawi, Yusuf Rosyadi.

Kapolres Ngawi mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat guna mewujudkan Kamtibmas yang kondusif.

“Kegiatan Jumat Curhat ini dilaksanakan dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat guna mewujudkan kamtibmas yang kondusif,” tutur Kapolres.

Masyarakat yang hadir mengeluarkan keluhan atau permasalahan yang dihadapi, sehingga bisa dicari solusinya.

“Monggo bapak ibu yang hadir, silakan keluarkan uneg-unegnya. Di sini ada para pejabat utama Polres Ngawi, agar permasalahan yang ada bisa dicari solusinya bersama,” lanjut Argowiyono.

Curhatan yang disampaikan oleh Roni (40) warga yang pengguna tenaga Satpam, yakni tentang pembinaan pembekalan bagi Satpam dan aturan security.

“Kami selaku pengguna Satpam, mohon diagendakan dari Polres Ngawi selalu pembina Satpam, agar diadakan pembinaan, pembekalan dan pelatihan untuk Satpam,” ucap Roni.

Polres Ngawi akan mengagendakan untuk tahun 2024 ini, agar para Satpam yang ada di Ngawi dapat bekerja sesuai dengan prosedur dan aturan yang ada.

“Terima kasih pak Roni, untuk tahun 2024 ini, yakni fungsi Sat Binmas akan mengagendakan untuk pembinaan dan pelatihan Satpam, demi terciptanya lingkungan kerja yang aman dan nyaman,” jawab Kapolres Ngawi.

Selain mendengarkan dan menjawab curhatan masyarakat yang hadir, Kasat Lantas AKP Sapari menambahkan pencerahan agar masyarakat tertib berlalu lintas.

“Kami memberi informasi bahwa Ngawi sekarang daerah bebas knalpot brong, jadi motornya yang sesuai standard saja agar motornya tidak diamankan oleh Polisi,” kata Sapari

Jumat Curhat ini adalah bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik oleh kepolisian. Selain mendengarkan langsung permasalah yang dialami masyarakat.

Sebagai informasi, masyarakat yang hadir sekira 200 orang terdiri dari para pengguna Satpam, Satpam, Polhut, karyawan Perhutani Ngawi dan warga yang berada di Alas Caffe. [Don]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *