oleh

Bupati Pemalang Apresiasi Festival Budaya Harlah Pagar Nusa ke-38

PEMALANG (KD) – Bupati Pemalang Mansur Hidayat mengapresiasi gelaran festival budaya yang diadakan dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa ke-38 di Dukuh Kalibaros, Desa Taman, Minggu (14/1/2024).

Mansur menilai festival budaya tersebut sangat strategis, karena dalam satu kegiatan dapat mempromosikan berbagai budaya yang dimiliki.

Masih menurut orang nomor satu di Pemalang tersebut, festival yang diadakan itu menjadi bentuk komitmen bersama, dalam memperkokoh tekad, guna memberdayakan seni budaya daerah, sekaligus sebagai bentuk nyata upaya melindungi kepribadian dan jatidiri bangsa.

Dalam kesempatan itu pula, Mansur menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pengurus Pagar Nusa Kecamatan Taman serta panitia, atas terselenggaranya acara.

Ia berharap melalui kegiatan itu dapat mempererat silaturahmi, kekeluargaan dan kebersamaan antar anggota Pagar Nusa Kecamatan Taman.

Terkait dengan momentum Harlah Pagar Nusa, tak lupa Bupati juga mengucapkan selamat kepada segenap anggota Pagar Nusa, khususnya untuk keluarga besar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Taman.

Ia berharap, organisasi tersebut dapat terus berdikari dan berprestasi. Khusus untuk keluarga besar NU (induk Pagar Nusa), Mansur juga berharap agar dapat terus berperan maksimal melalui pengabdiannya terhadap bangsa, negara dan daerah, serta menjadikan NU semakin jaya, maju dan berkembang dalam mewujudkan peradaban yang tinggi di sepanjang zaman.

Kepada PAC Kecamatan Taman, Mansur berpesan agar dapat mewujudkan pola pembinaan pencak silat yang berkesinambungan, dengan melibatkan seluruh komponen pendukung dalam olahraga tersebut, sehingga keberadaannya dapat terus eksis di tengah-tengah masyarakat, dan meraih progres yang positif.

Sementara itu, Ketua PAC PSNU Pagar Nusa Kecamatan Taman Rosihin menyampaikan, Pagar Nusa merupakan bagian dari NU dan generasi penerus NU, generasi muda bangsa yang mempunyai hak dan kewajiban sama di mata hukum dan pemerintah, yakni mempunyai hak untuk berkreasi, berkembang yang pada akhirnya berprestasi dan mamapu membanggakan bangsa Indonesia.

“Jadi kehadiran anak-anak kami dalam Pagar Nusa di harlah ini, tidak lain sebagai bentuk ekspresi jiwa muda mereka di jalan yang baik, di jalan yang benar untuk menjadi mental-mental kesatria,” ujarnya.

Kader Pagar Nusa sebagai kader-kader NU kata Rosihin, merupakan kader-kader bangsa Indonesia yang kelak diharapkan akan menjadi pemimpin-pemimpin yang tangguh.

Sehubungan dengan strategisnya acara, Mansur yang hadir didampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Pemalang, Shanti Rosalia meminta kepada stakeholder terkait, agar secara keberlanjutan dapat mengembangkan dan mengemas kegiatan semakin baik di tahun-tahun yang akan datang. [CAS-Red]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *