oleh

Bawaslu Ngawi Tertibkan Seribu APK Menempel Di Pohon Dan Tiang Listrik

NGAWI (MDN) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ngawi mulai menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) dipasang menyalahi aturan. Terutama APK yang terpasang dengan paku pada pohon-pohon dan ditempel pada tiang listrik maupun telepon.

Ketua Bawaslu Kabupaten Ngawi, Yohanes Pradana Vidya Kusdanarko SH menegaskan pemasangan APK dengan menggunakan media pohon dan tiang listrik maupun telepon itu merupakan salah satu pelanggaran.

Karenanya Bawaslu Kabupaten Ngawi melakukan penertiban APK yang melanggar, salah satunya digalakkan dalam kegiatan Jumat Bersih yang dilaksanakan serentak oleh Bawaslu se-Jawa Timur.

Penertiban sendiri dilakukan secara berkala untuk menindaklanjuti pemasangan APK yang tidak sesuai peraturan, terutama undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum dan Peraturan Daerah.

Bawaslu Ngawi Tertibkan Seribu Apk Menempel Di Pohon Dan Tiang Listrik“Secara berjenjang mulai dari pengawasan kelurahan dan desa melakukan inventarisasi APK yang melanggar sesuai wilayah masing-masing, kemudian dilaporkan ke Panwascam dan selanjutnya merekomendasikan ke Bawaslu Kabupaten Ngawi,” jelas Yohanes Pradana saat ditemui awak media ini di ruang kerjanya.

Lebih lanjut Ketua Bawaslu Kabupaten Ngawi menjelaskan pihaknya juga telah mengirim surat kepada partai politik maupun tim sukses pasangan calon presiden dan wakil presiden yang melanggar pemasangan APK untuk melakukan perbaikan secara mandiri. Minimal tenggat tiga hari hingga tujuh hari dari surat pemberitahuan yang diberikan.

“Jika jangka waktu yang diberikan belum ada perbaikan dari peserta pemilu, maka kami bertindak melakukan penertiban APK yang melanggar,” tegas Ketua Bawaslu Kabupaten Ngawi.

Sejauh ini dari beberapa kali penerbitan, Bawaslu Kabupaten Ngawi setidaknya telah mengamankan sekitar seribu APK yang melanggar pemasangan, tersebar di 19 kecamatan.

Sementara itu, pelanggaran pemasangan APK oleh peserta pemilu ditegaskan Bawaslu Kabupaten Ngawi kini mulai berkurang.

“Di lokasi yang dilarang pemasangan APK, peserta pemilu kini mulai menerapkan aturan dengan baik. Terlebih APK melanggar yang berada di lokasi ibadah, sekolah dan kantor pemerintah kini relatif berkurang,” terangnya [Don]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *