oleh

Tokoh Agama/Tomas Banjaran Kota Kediri, Ajak Warga Jaga Persatuan dan Perdamaian Pasca Pemilu 2024

KEDIRI KOTA (KD) – Tokoh Agama dan Tomas Kel Banjaran Kota Kediri ,Ahmad Afandi, S.H., M.H. mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan perdamaian pasca Pemilu 2024.

“Beberapa tahap Pemilu 2024 telah berlalu, dan pemungutan suara pun sudah selesai. Kini, kita semua masih menunggu penghitungan suara dari KPU,” kata Ahmad Afandi pada hari Jumat (23/2/2024).

Ia menghimbau kepada semua pihak untuk menahan diri dan tidak terburu-buru dalam menyikapi hasil quick count, juga menekankan pentingnya menjaga kondusifitas wilayah dan menjunjung tinggi perdamaian demi kejayaan bangsa.

“Alhamdulillah, pelaksanaan coblosan kemarin berjalan lancar dan damai. Mari kita jaga terus suasana ini,” lanjutnya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu hasil rekapitulasi suara resmi dari KPU.

“Mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah Kota Kediri dan menunggu hasil akhir Pemilu 2024 dengan penuh kedewasaan,” ajaknya.

Img 20240224 Wa0008Ahmad Afandi juga menghimbau seluruh masyarakat Kota Kediri untuk menjadi contoh dalam menjaga persatuan dan perdamaian.

“Mari kita tunjukkan bahwa kita cinta damai dan selalu mengedepankan persatuan bangsa,” ujarnya.

Ia menyayangkan isu bergulirnya hak angket yang dilakukan salah satu paslon capres, karena langkah ide 2 hak angket ini kurang pas, kata Ahmad

“Kalau memang kurang puas dengan hasil perolehan suara pemilu kemaren oleh salah satu paslon, maka jangan hak angket yang digunakan, dan menurut konstitusi melalui MK” jelas Ahmad

Saya harapkan dari paslon Capres bisa legowo dan siap menang dan siap kalah, itu merupakan suatu kunci menjadi seorang pemimpin

Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik tidak boleh memecah belah persaudaraan dan persatuan bangsa.

“Siapapun nanti hasil yang terpilih, itulah pilihan rakyat Indonesia. Mari kita dukung bersama untuk kemajuan negeri tercinta ini,” tandasnya. [Yud]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *