oleh

Warga Desa Kalen Habis Kesabaran, Hari ini Puncaknya Tutup Akses Gudang Milik PT Miwon

LAMONGAN (MDN) – Warga Desa Kalen kesal lantaran sudah terlalu lama menghirup aroma busuk yang berasal dari Gudang penimbunan limbah cair milik PT. Miwon yang terletak di Jalan Raya Babat-Jombang KM. 10, masuk wilayah Desa Kalen Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan Jawa Timur.

Puluhan warga RT. 01 RW. 03 Desa Kalen sore tadi sekitar pukul 15.30 Wib menutup akses jalan pintu masuk ke Gudang yang dipergunakan untuk menampung limbah cair milik PT. Miwon.

Warga Desa Kalen Hilang Kesabaran, Hari Ini Puncaknya Tutup Akses Gudang Milik Pt Miwon 2Menurut keterang Ketua Rukun Tetangga (RT) 01 Samiadi, ia sudah sudah tak dapat membendung kemarahan warganya terkait bau tak sedap yang berasal dari Gudang penampungan Limbah cair milik PT. Miwon, maka dirinya sudah berupaya berkoordinasi dengan Kepala Desa (Kades) Kalen adanya permasalahan yang dialami warganya. Apalagi kejadian seperti ini sudah bertahun tahun hingga puncaknya warga melakukan aksi menutup akses jalan pintu masuk Gudang milik PT. Miwon.

“Sebelumnya saya sudah memberi tahu dan berkoordinasai dengan pak Kades terkait persoalan ini hingga memuncak pada sore ini secara bersama-sama, puluhan warga menutup akses jalan masuk ke Gudang yang dipergunakan menampung limbah cair milik Miwon, ujar Samiadi kepada media ini.

Lanjut Samiadi megatakan warganya sudah cukup lama bersabar dengan kondisi bau seperti ini agar pemilik Gudang yang berisi cairan, yang menjadi suber bau busuk ini diberikan waktu agar bisa berbenah dan dapat berjalan namun warga juga tidak mau dirugikan dengan adanya aroma busuk.

Warga Desa Kalen Hilang Kesabaran, Hari Ini Puncaknya Tutup Akses Gudang Milik Pt Miwon 3“Warga RT siji sak jane wis cukup sabar mas, wis suwe ambune bosok koyok ngene di kongkon ngambu wong kene. Opo maneh jare sing duwe mari telpon, ngomong sedino nang kene gak onok mambu, dadine warga tak kandani tambah kesel (warga RTsatu sebenarnya sudah cukup sabar mas, sudah lama bau busuk seperti ini disuruh menghirup orang disini. Apalagi kata yang punya habis telpon saya, bilang seharian disini tidak ada bau, jadinya warga saya bilangi tambah kesal). Tambah Samiadi menceritakan.

Hal Senada dengan juga datang dari Kades Kalen Eko Wahyudi, jika Aroma seperti ini sudah cukup lama di hirup warganya bahkan bukan cuman warga RT.01 Tapi warga Desa Kalen dan masyarakat yang melintas juga mencium bau busuk yang bersumber dari Gudang penampungan Limbah cair itu. Beberapa hari tang lalu selain warga juga ada surat protes dan keberatan yang datang dari Lembaga sekolah yang berada di sebelah Gudang, juga memberikan protes keras melalui desa.

Warga Desa Kalen Hilang Kesabaran, Hari Ini Puncaknya Tutup Akses Gudang Milik Pt Miwon 4“Saya tidak bisa mencegah waqrga saya terkait penutupan jalan akses ke Gudang milik PT. Miwon dan saya sudah memberi tahu dan koordinasi dengan pihak PT. Miwon sebelumnya tapi tidak ada tindakan sampai hari ini,” Jelas Eko pada Media.

Surat protes keras yang ditanda tangani oleh warga juga surat protes keras dari Lembaga Pendidikan SMP Muhamadiyah 13 merupakan bukti bahwa ambang kesabaran warga sudah tak dapat dibeli dengan hanya kompensasi semata. Akan tetapi warga berharap jika ada etikad baik dari pemilik Gudang dengan adanya kegiatan diwilayah Desa kalen utamanya tidak mengganggu masyarakat dan mengantong perijinan prinsip karena jika terjadi permasalahan. Selain itu juga warga merasakan Peranan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap tingkat pembangunan desa, hal ini warga Desa Kalen juga akan senantiasa mendorong terhadap Pemeritah Desa untuk berjuang memperoleh kewajiban semua perusahaan yang ada di wilayahnya. [Sat/J2]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *