SIDOARJO | KD – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mengajak masyarakat untuk lebih tertib dalam menjaga lingkungan, sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Ajakan ini menekankan pentingnya perilaku sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, tidak merusak tanaman, serta merawat fasilitas umum di ruang publik.
Langkah tersebut muncul setelah ditemukannya sejumlah kerusakan di kawasan Alun-Alun Sidoarjo. Fasilitas publik seperti toilet, wastafel, hingga area bermain anak mengalami kerusakan dalam waktu singkat. Bahkan, beberapa lantai di paseban retak, sementara mesin sabun dan instrumen pendukung lainnya hilang. Pemkab juga mencatat adanya kerusakan tanaman di median jalan akibat penggunaan yang tidak semestinya, termasuk pembuangan minyak bekas dan penempatan peralatan usaha.
Bupati Sidoarjo menegaskan bahwa ruang publik adalah milik bersama yang dibangun dengan anggaran daerah, sehingga harus dijaga oleh seluruh lapisan masyarakat. “Sangat disayangkan jika fasilitas yang baru digunakan sudah rusak. Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan, tidak merusak tanaman, dan merawat fasilitas yang ada. Ini bagian dari dukungan kita terhadap gerakan Indonesia ASRI,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo menambahkan, keberhasilan penataan lingkungan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat. “Pemkab terus berupaya menyediakan ruang publik yang aman, sehat, bersih, dan indah. Namun, keberlanjutan program ini sangat ditentukan oleh kesadaran warga dalam menjaga fasilitas yang ada,” jelasnya.
Pemkab Sidoarjo berharap tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat untuk merawat ruang publik sebagai aset daerah. Dengan lingkungan yang terjaga, kenyamanan warga akan meningkat, sekaligus mendukung kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. [SWD]








Komentar