MOJOKERTO | KD – Langkah awal yang penuh kejutan ditorehkan oleh kontingen Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Lamongan pada Kejurprov Dayung Piala Gubernur Jawa Timur 2026. Meski tergolong tim muda, para atlet usia 10–15 tahun berhasil mencuri perhatian dengan meraih medali perak di hari pertama kompetisi yang digelar di Taman Bahari Mojokerto, Sabtu (18/4/2026).
Sejak babak penyisihan, tim U-15 Lamongan tampil impresif dengan menyingkirkan sejumlah kontingen unggulan dari berbagai daerah. Di partai final, mereka harus mengakui keunggulan tuan rumah PODSI Kabupaten dan Kota Mojokerto, namun tetap mampu mengamankan posisi kedua dengan performa yang memukau.
Ketua PODSI Lamongan, M. Lutfi Ludianto, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, hasil ini menjadi bukti bahwa semangat juang dan kerja keras mampu menembus batas usia dan pengalaman. “Alhamdulillah, meski PODSI Lamongan masih tergolong baru, kami bisa bersaing dengan daerah lain. Ini kebanggaan besar, dan satu medali di hari pertama menjadi motivasi untuk terus berprestasi,” ujar Lutfi dengan penuh optimisme.
Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara atlet, pelatih, dan ofisial yang saling mendukung. “Prestasi ini lahir dari kerja sama semua pihak. Semoga di kelas berikutnya kita bisa kembali naik podium,” imbuhnya.
Raihan medali perak di hari pertama menjadi tonggak penting bagi PODSI Lamongan dalam menapaki panggung olahraga dayung Jawa Timur. Dengan semangat muda dan dukungan penuh dari daerah, kontingen Lamongan kini menatap pertandingan-pertandingan selanjutnya dengan tekad untuk mengibarkan bendera kebanggaan di podium tertinggi.
Jurnalis: UBed
Editor : Redaksi Destara








Komentar