oleh

Penghormatan untuk 163 Pejuang di TMP Jayana Sureng Yudha, Dandim Pemalang Ajak Rawat Persatuan

PEMALANG | KD – Suasana khusyuk dan hening menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Jayana Sureng Yudha, Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, pada Minggu (17/8/2026) dini hari.

Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang, Letkol Inf Edy Wibowo, S.Sos., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pemalang menghadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tepat saat nyala obor membakar kegelapan pukul 00.00 WIB, sebanyak 150 peserta upacara yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga organisasi kemasyarakatan berdiri tegak memberikan penghormatan tertinggi kepada para pahlawan bangsa.

Prosesi renungan suci yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, S.I.K., S.H., M.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara posisi Komandan Upacara diemban oleh Danramil 12/Watukumpul Letda Inf Dwijo Kusdaryanto, dengan penanggung jawab kegiatan Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Pemalang Joko Ngatmo, S.E., M.Si.

Dalam perhelatan tersebut, tampak hadir Plt. Bupati Pemalang Nurkholes, S.H., M.Si., Sekda Kabupaten Pemalang Bagus Sutopo, S.STP., M.AP., Kajari Pemalang Rina Idawani, S.H., C.N., M.M., perwakilan Satradar 403/Tegal, Danposal Tanjungsari, serta jajaran Kepala OPD dan Danramil se-Kodim 0711/Pemalang.

Dalam naskah renungan suci yang dibacakan Inspektur Upacara, disampaikan ikrar penghormatan atas pengorbanan suci 163 pejuang yang terbaring di TMP Jayana Sureng Yudha. Rinciannya meliputi 129 pahlawan dari Angkatan Bersenjata, 5 Pegawai Sipil, 14 Pejuang Rakyat, serta 15 Pahlawan Tak Dikenal.

Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Edy Wibowo, S.Sos., menyampaikan bahwa Apel Kehormatan dan Renungan Suci ini bukan sekadar agenda seremoni tahunan, melainkan momen introspeksi nasionalisme untuk meneruskan cita-cita para pendiri bangsa.

“Kehadiran kita di sini adalah untuk menyerap kembali api semangat para pahlawan yang telah gugur demi berdirinya NKRI. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini lahir dari keikhlasan dan tetesan darah mereka. Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan ini dengan karya nyata, menjaga persatuan, serta mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” tegas Letkol Inf Edy Wibowo usai kegiatan.

Khidmatnya pelaksanaan Apel Kehormatan dini hari itu juga memantik rasa haru dan bangga di kalangan warga masyarakat sekitar tempat pemakaman pahlawan.

Slamet (48), warga Desa Penggarit yang menyimak jalannya prosesi dari luar area TMP, mengaku tersentuh setiap kali menyaksikan tradisi renungan suci menyambut 17 Agustus.

“Setiap tahun melihat obor dipadamkan dan dinyalakan lagi di tengah keheningan malam, dada rasanya merinding. Kita generasi penerus kadang suka lupa betapa mahalnya harga kemerdekaan ini. Harapan kami sebagai rakyat kecil, kekompakan Pak Dandim, Pak Bupati, dan jajaran Forkopimda seperti malam ini terus terjaga untuk membangun Pemalang yang lebih sejahtera,” tutur Slamet dengan nada haru.

Rangkaian Apel Kehormatan dan Renungan Suci yang berlangsung singkat selama 20 menit tersebut ditutup dengan pembacaan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kedamaian arwah para pahlawan. Barisan pasukan dari Korsik Pemkab Pemalang, Kodim 0711, Lanal Tegal, Satradar 403, Polres Pemalang, hingga Linmas membubarkan diri dengan tertib tepat pukul 00.20 WIB. [SIS]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *