oleh

Sapu Bersih Balap Liar dan 3C, Polres Lamongan Terjunkan Patroli Skala Besar

LAMONGAN | KD – Menjawab keresahan masyarakat terhadap potensi kejahatan jalanan dan aksi balap liar, Polres Lamongan mengintensifkan Patroli Gabungan Skala Besar melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat (21/8) malam. Langkah preventif ini menyasar pencegahan tindak pidana 3C (curat, curas, curanmor), aksi tawuran, hingga penggunaan knalpot brong.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan di Mapolres Lamongan yang dipimpin oleh Wakapolres Lamongan, Kompol Jodi Indrawan, S.I.K. Apel tersebut diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan, personel POH Harkamtibmas, serta unsur sinergi dari instansi terkait.

Dalam arahannya, Kompol Jodi Indrawan menginstruksikan seluruh personel untuk mengedepankan pendekatan yang humanis dan mengutamakan keselamatan publik selama bertugas. Petugas di lapangan tidak hanya bersiaga, tetapi juga aktif membangun komunikasi dialogis dengan warga yang ditemui di sepanjang rute patroli.

Penyisiran skala besar ini menyasar beberapa titik vital dan lokasi rawan keramaian di Kabupaten Lamongan, antara lain kawasan Alun-Alun Lamongan, Jalan Lamongrejo, Jalur Lingkar Utara (JLU) dari pintu timur hingga barat, serta area Terminal Lamongan. Patroli serupa juga dilakukan serentak oleh Polsek jajaran bersama unsur tiga pilar di wilayah masing-masing.

Kehadiran personel kepolisian di malam hari mendapat apresiasi langsung dari warga setempat. Budi Santoso (42), seorang pedagang kuliner di kawasan JLU Lamongan, mengaku kehadiran petugas membuat suasana malam akhir pekan menjadi jauh lebih kondusif.

“Biasanya kalau malam Sabtu di sepanjang JLU ini rawan dipakai anak muda nongkrong sampai balap liar yang bikin waswas. Kalau ada patroli ramai begini, kita yang jualan sampai malam merasa lebih aman dan tenang,” ujar Budi.

Secara terpisah, Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menegaskan bahwa kehadiran polisi di jam-jam rawan merupakan bentuk komitmen pelayanan untuk menghadirkan rasa aman yang nyata di tengah masyarakat.

“Melalui KRYD secara rutin dan terarah, kami berupaya meminimalkan celah terjadinya kejahatan maupun gangguan ketertiban umum. Harapannya, langkah ini dapat menjaga situasi Kabupaten Lamongan tetap aman, tertib, dan kondusif,” pungkas IPDA Hamzaid. [J2]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *