BANJARMASIN | KD — Insiden nahas menimpa sektor pelayaran nasional setelah kapal motor Virgo Transport 8 yang mengangkut 243 orang dilaporkan terbalik di perairan Laut Jawa, Minggu (13/09). Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan musibah ini tengah ditangani secara intensif oleh otoritas terkait, sementara tim gabungan berpacu dengan waktu untuk mencari ratusan penumpang yang masih hilang.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin mencatat laporan darurat hilangnya kontak kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin tersebut sejak Minggu pagi. SAR Mission Coordinator (SMC) I Putu Sudayana mengungkapkan, hingga pukul 15.00 WITA, sebanyak 113 orang berhasil dievakuasi ke empat kapal di sekitar lokasi kejadian.
“Dari total yang berhasil dievakuasi, sebanyak 107 orang selamat dan 6 orang dilaporkan meninggal dunia,” jelas Putu Sudayana.
Operasi evakuasi melibatkan sejumlah kapal komersial dan tunda di sekitar lokasi. Kapal TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 korban dengan tujuan Pelabuhan Tuban, Jawa Timur. Sementara itu, TB TCP mengevakuasi 6 orang dan MV Haida menyelamatkan 69 korban yang langsung diarahkan menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Adapun KM Cahaya Bahari Jaya turut berperan dengan mengevakuasi 22 orang lainnya.
Suasana haru dan cemas tampak menyelimuti posko operasi SAR yang didirikan di kawasan Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Keluarga para penumpang dan awak kapal berdatangan secara berkala sejak Minggu pagi demi menanti informasi valid mengenai kerabat mereka yang berada di dalam manifes kapal. Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan terus memperluas area pencarian di tengah tantangan cuaca laut. [MT]








Komentar