LAMONGAN | KD — Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Lamongan mengambil langkah progresif dalam mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Daerah (POPDA) XV Jawa Timur 2026. Langkah tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) penetapan kontingen sekaligus sosialisasi penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi keolahragaan (sport science).
Agenda penting yang dihelat di Aula Lantai 2 Kantor Disbudporapar pada Jumat (25/9/2026) ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, pengurus cabang olahraga (cabor), serta mitra strategis dari sektor swasta. Tampak hadir Kepala Disbudporapar Lamongan Siti Rubikah, Sekretaris Dinas Agus Hendrawan, serta Kepala Bidang Keolahragaan M. Fauzan Badri. Kehadiran Aditya Prayogi selaku pemilik jenama perlengkapan olahraga YOG Sport turut memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam ajang ini.
Dalam arahannya, Siti Rubikah menekankan bahwa keberhasilan prestasi atlet pelajar Lamongan tidak lagi bisa hanya mengandalkan latihan konvensional. Ia mendorong seluruh pengurus cabor untuk serius mengintegrasikan sport science guna mendongkrak daya saing, mengukur kapasitas fisik, dan mengoptimalkan performa atlet secara ilmiah di arena POPDA mendatang.
“Pendekatan berbasis sains keolahragaan kini menjadi sebuah keharusan agar atlet-atlet kita mampu bersaing secara kompetitif dan membawa pulang prestasi terbaik untuk Kabupaten Lamongan,” ujar Siti Rubikah di hadapan para pengurus cabor.
Sementara itu, dukungan penuh terhadap kontingen Lamongan datang dari dunia usaha. Aditya Prayogi selaku pimpinan YOG Sport menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemkab Lamongan untuk memegang pengadaan jersey resmi kontingen. Pihaknya berkomitmen menghadirkan produk lokal berkualitas tinggi guna membakar semangat juang para atlet di lapangan.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan Disbudporapar Lamongan. Melalui produk terbaik kami, YOG Sport siap memberikan dukungan maksimal agar para atlet tampil percaya diri dan mengukir sejarah prestasi gemilang,” ungkap pria yang akrab disapa Yog tersebut.
Rangkaian acara yang dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pemaparan materi strategis, serta sesi diskusi interaktif ini ditutup dengan optimisme tinggi. Melalui kolaborasi solid antara pemerintah daerah, insan olahraga, dan sektor swasta, kontingen Kabupaten Lamongan optimis mampu mendulang medali dan menorehkan tinta emas pada ajang POPDA XV Jatim 2026. [Bed]








Komentar