oleh

Optimalkan Sistem OSS-RBA, DPMPTSP Kabupaten Ngawi Gandeng Pakar Provinsi Tingkatkan Investasi

NGAWI | KD – Upaya memperkuat iklim investasi dan memacu pertumbuhan ekonomi daerah terus digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Ngawi. Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Ngawi, sebanyak 75 pelaku usaha mendapatkan pendampingan intensif untuk percepatan penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Triwulan III di Kurnia Convention Center, Ngawi, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan strategis ini menghadirkan perwakilan dari berbagai elemen penanaman modal, mulai dari Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), hingga organisasi kewirausahaan seperti HIPMI, PHRI, dan Kadin Ngawi.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Ngawi, Kusumahadi Widjajanto, menegaskan bahwa langkah ini diambil guna memperdalam pemahaman para pelaku usaha terhadap pengoperasian sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA) serta meningkatkan kedisiplinan dalam pemenuhan kewajiban perizinan.

“Pendampingan ini memegang peranan krusial untuk memastikan seluruh investor memahami regulasi perizinan berbasis risiko. Fokus utama kami adalah membangun tingkat kepatuhan yang tinggi dalam pelaporan LKPM secara tepat waktu,” jelas Kusumahadi.

Dalam agenda tersebut, DPMPTSP Ngawi menghadirkan narasumber kompeten dari DPMPTSP Provinsi Jawa Timur, yakni Penata Pola Penanaman Modal Ahli Muda, Nawang Wulan, serta Penata Perizinan Ahli Madya, Samsul Arifin. Keduanya memberikan bimbingan teknis mendalam terkait tata cara pelaporan dan penyelesaian kendala administratif di lapangan.

Senada dengan hal itu, Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Ngawi, Daru Candra Wulandari, menyampaikan rasa optismenya terhadap dampak positif dari kegiatan pendampingan ini. Menurutnya, pemahaman yang komprehensif terkait aturan perizinan berusaha akan berdampak langsung pada kelancaran realisasi nilai investasi di wilayah Ngawi.

“Kepatuhan dalam pelaporan serta kemudahan akses perizinan merupakan dua kunci utama yang harus berjalan berdampingan. Dengan sinergi ini, kita meyakini dunia usaha dapat berkembang pesat sehingga iklim investasi di Kabupaten Ngawi semakin kokoh dan ekonomi daerah kian tangguh,” pungkas Daru. [Don]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *