oleh

PKK Sukamara Kaji Tiru Bank Sampah Tulip, Tuban Jadi Contoh Pemberdayaan Lingkungan

TUBAN | KD – Tim Penggerak PKK Kabupaten Tuban menerima kunjungan kaji tiru dari TP PKK Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, di Bank Sampah Tulip RW 01, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Senin (8/6/2026).

Rombongan yang dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Sukamara, Hj. Riviana Wahyuningrum, disambut langsung Ketua TP PKK Kabupaten Tuban, Ayuk Krisnawati Joko Sarwono, bersama jajaran pengurus PKK dan pengelola Bank Sampah Tulip.

Kegiatan kaji tiru ini bertujuan memperluas wawasan serta memperdalam pemahaman mengenai tata kelola bank sampah yang efektif, berkelanjutan, dan mampu melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Bank Sampah Tulip dipilih karena dinilai berhasil mengintegrasikan aspek lingkungan dan pemberdayaan ekonomi warga.

Ketua TP PKK Kabupaten Tuban, Ayuk Krisnawati Joko Sarwono, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi ajang strategis untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membangun kerja sama antardaerah. Menurutnya, pertukaran pengalaman antar TP PKK dapat memperkaya inovasi program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, Bank Sampah Tulip merupakan bank sampah binaan TP PKK Kabupaten Tuban yang tumbuh berkat kesadaran dan komitmen warga dalam mengelola sampah rumah tangga. Melalui sistem pemilahan dan pengelolaan yang tertata, bank sampah ini tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama antara masyarakat, pemerintah desa, dan berbagai pihak terkait. Inilah bentuk pemberdayaan yang berangkat dari kebutuhan warga,” ujarnya.

Ayuk Krisnawati juga mengapresiasi kepercayaan TP PKK Kabupaten Sukamara yang menjadikan Kabupaten Tuban sebagai lokasi kaji tiru. Ia berharap pengalaman yang diperoleh dapat menjadi referensi positif dan mendorong pengembangan program serupa di daerah lain.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sukamara, Hj. Riviana Wahyuningrum, mengungkapkan bahwa pengelolaan Bank Sampah Tulip memberikan gambaran nyata bahwa sampah dapat memiliki nilai ekonomi apabila dikelola secara tepat. Konsep tersebut dinilai relevan untuk diterapkan di Kabupaten Sukamara.

Menurutnya, keberadaan bank sampah mampu mengubah pola pikir masyarakat terhadap sampah, dari sekadar limbah menjadi sumber manfaat. Selain menjaga lingkungan tetap bersih, aktivitas bank sampah juga berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga.

“Kami mendapatkan banyak pembelajaran berharga yang nantinya akan kami adaptasi sesuai dengan kondisi di Sukamara,” tuturnya.

Melalui kunjungan kaji tiru ini, kedua TP PKK berharap terjalin sinergi yang berkelanjutan dalam mendukung program pemberdayaan keluarga, pelestarian lingkungan, serta penguatan peran masyarakat dalam pembangunan daerah. [J2]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *