NGAWI | KD — Kepanikan melanda kawasan sekitar SMPN 1 Jogorogo, Kabupaten Ngawi, setelah si jago merah melahap area sekolah pada Minggu siang (27/9/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ini tidak hanya menghanguskan sejumlah fasilitas pendidikan, tetapi juga merembet ke kebun milik warga setempat.
Berdasarkan data awal yang dihimpun di lapangan, amukan api diduga kuat bersumber dari aktivitas pembersihan lahan dengan cara membakar tebu di sekitar kawasan sekolah. Tiupan angin yang cukup kencang membuat kobaran api dengan cepat membesar, melompati batas lahan, dan membakar bangunan sekolah, termasuk ruang musik serta beberapa ruang kelas.
Upaya pemadaman dilakukan secara bahu-membahu oleh petugas gabungan dari Polsek Jogorogo, Koramil Jogorogo, serta mengerahkan dua unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar). Berkat kesigapan petugas bersama warga, api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum menghanguskan seluruh kompleks sekolah.
Hingga saat ini, aparat penegak hukum masih mendalami insiden tersebut untuk mencari pemilik lahan tebu yang diduga menjadi titik awal kemunculan api. Di sisi lain, pihak sekolah bersama instansi terkait masih melakukan pendataan kerugian materiil akibat rusaknya fasilitas belajar-mengajar tersebut.
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden nahas ini. Polisi memastikan proses olah tempat kejadian perkara (TKP) terus berlanjut guna mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas kelalaian dalam pembakaran lahan tersebut. [Don]














Komentar