oleh

Pastikan Stok BBM Aman, Polres Lamongan Terjunkan Personel Pantau SPBU Hingga Pelosok

LAMONGAN | KD – Menanggapi maraknya isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di media sosial, Kepolisian Resor (Polres) Lamongan mengambil langkah responsif. Kapolres Lamongan, AKBP Adhytiawarman Gautama Putra, Ph.D., memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah setempat guna memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi.

Pengawasan ketat ini dilaksanakan secara intensif selama tiga hari sejak Jumat lalu. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk antisipasi dini agar kebutuhan energi masyarakat, mulai dari sektor transportasi, pertanian, perikanan, hingga industri rumah tangga tetap terpenuhi tanpa hambatan.

Salah satu lokasi yang ditinjau langsung yakni SPBU 54.622.08 di Jalan Sunan Drajat, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Lamongan. Dalam peninjauan tersebut, AKBP Adhytiawarman memantau ketat ketersediaan stok BBM subsidi maupun nonsubsidi, kesiapan sarana pengisian, hingga menyapa warga yang sedang mengantre.

“Langkah ini kami lakukan untuk memastikan bahwa ketersediaan BBM di Kabupaten Lamongan benar-benar aman dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” ujar AKBP Adhytiawarman di sela-sela peninjauan.

Selain mengecek teknis pasokan, Kapolres juga mengimbau para petugas SPBU agar senantiasa menerapkan prinsip pelayanan prima dengan budaya 3S (Senyum, Sapa, Salam). Hal ini dinilai penting untuk menciptakan kenyamanan serta ketertiban di area pengisian BBM.

Guna memperluas jangkauan pengawasan, instuksi khusus juga telah dikeluarkan kepada seluruh Kapolsek di jajaran Polres Lamongan untuk menyisir dan memantau SPBU di wilayah hukum masing-masing.

“Apabila terjadi penumpukan kendaraan atau antrean panjang, personel kepolisian wajib langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas agar situasi tetap kondusif dan tidak mengganggu arus jalan umum,” tegasnya.

Dari hasil pemantauan serta koordinasi intensif bersama pihak Pertamina dan pengelola SPBU, stok BBM di seluruh wilayah Lamongan dipastikan dalam kondisi stabil. Rantai pasok dari depot menuju SPBU berjalan lancar tanpa ada kendala distribusi yang berarti.

Menyikapi beragam simpang siur informasi mengenai kelangkaan BBM yang kerap memicu keresahan, Kapolres mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks atau kabar yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Masyarakat tidak perlu panik. Jika menemukan kendala, antrean tidak wajar, atau membutuhkan bantuan pengamanan, segera hubungi layanan darurat Call Center Polri 110 atau berkoordinasi dengan kantor polisi terdekat,” imbaunya.

Langkah pengawasan berkelanjutan ini diharapkan dapat menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah Kabupaten Lamongan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat. [NH]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *