PEMALANG | KD — Pemerintah Kabupaten Pemalang memperketat langkah antisipasi demi menjamin kelancaran pesta demokrasi tingkat desa. Sebanyak 726 personel gabungan yang terdiri atas unsur TNI, Polri, serta jajaran pemerintah daerah disiagakan secara penuh untuk mengawal seluruh rangkaian Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026.
Kesiapan pengamanan tersebut dikukuhkan lewat Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Aman Desa 2026 yang berlangsung di Alun-alun Pemalang. Bertindak sebagai pemimpin apel, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang, Nurkholes, menegaskan bahwa sinergi lintas sektoral menjadi pilar utama untuk menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif menjelang hari pencoblosan yang dijadwalkan pada 9 November 2026 mendatang.
“Koordinasi dan kolaborasi yang solid antarinstansi adalah kunci utama. Kami mengerahkan seluruh potensi mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, termasuk melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memantau berjalannya setiap tahapan,” ujar Nurkholes usai memimpin apel.
Ia juga berpesan kepada seluruh jajaran pengamanan agar mengemban amanah ini dengan dedikasi tinggi, serta senantiasa memprioritaskan keselamatan dan kesehatan dalam menjalankan tugas di lapangan.
Dari sisi teknis pengamanan, Kapolres Pemalang AKBP Anggaito Hadi Prabowo memaparkan bahwa kekuatan personel akan disebar secara proporsional berdasarkan tingkat kerawanan di masing-masing wilayah kecamatan. Dari total 726 personel gabungan, 453 personel di antaranya merupakan kekuatan inti dari jajaran Polres Pemalang yang didukung penuh oleh personel TNI serta satuan tugas dari Pemkab Pemalang.
“Pengamanan ini bersifat komprehensif, mencakup seluruh tahapan krusial mulai dari pemeriksaan kesehatan bakal calon, pembekalan, penetapan nomor urut, hingga hari pemungutan suara nanti,” ungkap AKBP Anggaito.
Pihaknya juga mengajak masyarakat Pemalang untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 dapat berjalan damai dan demokratis tanpa hambatan berarti.
Sebagai simbol kesiapan operasional dan moril pasukan, rangkaian apel tersebut ditutup dengan penyematan pin secara simbolis oleh Plt Bupati Nurkholes kepada perwakilan personel dari unsur Polri, TNI, BPBD, Satpol PP, hingga Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas). [SIS]








Komentar