NGAWI | KD – Sasaran nonfisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0805/Ngawi terus digenjot untuk memperkuat ketahanan karakter masyarakat. Tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, satgas TMMD menyasar pembentukan mental dan ideologi warga melalui penyuluhan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Desa Jatipuro, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jumat (6/11/2026).
Kehadiran program nonfisik ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Sejak pagi, masyarakat dari berbagai kalangan usia tampak antusias memadati lokasi kegiatan guna mendengarkan materi tentang penguatan nilai-nilai kebangsaan, persatuan, serta semangat cinta tanah air.
Pengawas (Pawas) TMMD ke-130 sekaligus Danramil Karangjati, Kapten Inf Wahidi, menjelaskan bahwa pembangunan fisik yang dikerjakan TNI di desa harus diimbangi dengan pembangunan kualitas manusia. Menurutnya, pemahaman ideologi dan kebangsaan merupakan fondasi penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari tingkat akar rumput.
“Pembangunan infrastruktur penting untuk mobilitas warga, namun penanaman jiwa nasionalisme jauh lebih krusial untuk merawat persatuan. Melalui sosialisasi Wawasan Kebangsaan ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki daya tangkal yang kuat terhadap berbagai potensi perpecahan,” ujar Kapten Inf Wahidi di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, esensi dari bela negara di era modern saat ini tidak hanya diukur dari angkat senjata, melainkan bagaimana masyarakat mampu hidup berdampingan secara harmonis, saling menghargai perbedaan, serta menjaga kerukunan sosial di lingkungan sekitar.
Melalui sinergi lintas sektoral ini, TMMD ke-130 Kodim Ngawi membuktikan komitmennya dalam menghadirkan solusi menyeluruh—membangun fisik wilayah sekaligus merajut karakter dan semangat kebangsaan demi kemajuan masyarakat desa. [Don]













Komentar