SIDOARJO | KD — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menunjukkan komitmen serius dalam menggali dan mengoptimalkan potensi pariwisata daerah. Bupati Sidoarjo, H. Subandi, turun langsung meninjau kawasan wisata Pulau Lusi yang berlokasi di Kecamatan Jabon pada Sabtu (7/11/2026).
Kunjungan lapangan yang melibatkan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Forkopimka Jabon tersebut dilakukan untuk melihat secara rinci keunggulan alam Pulau Lusi, sekaligus merumuskan strategi pengembangannya menjadi destinasi wisata unggulan berbasis bahari dan pesisir.
Bupati Subandi menyatakan bahwa kekayaan alam di wilayah selatan Sidoarjo ini harus dikemas lebih modern dan tertata. Langkah ini diambil agar masyarakat lokal memiliki tempat rekreasi yang berkualitas tanpa harus bepergian jauh ke luar daerah.
“Pulau Lusi ini merupakan destinasi yang luar biasa. Kita ingin mengembangkannya secara maksimal agar Sidoarjo memiliki pilihan wisata ikonik yang bisa dibanggakan bersama,” tutur Subandi di sela-sela peninjauan.
Selain terpesona oleh bentang alam dan kenyamanan suasana kawasan pulau, Subandi juga menyempatkan diri mencicipi sajian kuliner khas lokal setempat. Menurutnya, potensi wisata kuliner dan ekonomi kreatif masyarakat di sekitar kawasan tersebut sangat menjanjikan untuk terus dikembangkan.
Sebagai langkah konkret awal, Pemkab Sidoarjo akan segera menugaskan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) untuk menjalin koordinasi intensif dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait kejelasan status serta pengelolaan lahan.
“Setelah koordinasi dengan KKP berjalan lancar, kita akan susun grand design atau perencanaan kawasan secara matang dan terintegrasi. Skemanya, persiapan dan perizinan dikerjakan pada 2027, sehingga pelaksanaan fisik targetnya dapat mulai dieksekusi pada tahun 2028,” jelasnya.
Penataan Pulau Lusi diharapkan tak sekadar mempercantik ruang publik dan memperbanyak pilihan rekreasi daerah, namun juga menjadi penggerak baru roda perekonomian warga Jabon melalui UMKM, sentra kuliner, dan sektor jasa pariwisata pendukung lainnya. [SWD]










Komentar