oleh

Perkuat Stabilitas Keamanan Daerah, Polres Ngawi Siap Kolaborasi dengan Dai Kamtibmas

SURABAYA | KD – Jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur memperkuat pilar keamanan berbasis keagamaan dengan mengukuhkan ratusan Dai Kamtibmas dari tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan. Acara sakral bertajuk silaturahmi dan pengukuhan ini dilangsungkan di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Surabaya.

Apel akbar tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H., didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, serta dihadiri oleh para Kapolres jajaran bersama perwakilan tokoh agama setempat.

Dari Kabupaten Ngawi, Kapolres Ngawi AKBP Mohammad Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., hadir secara langsung didampingi Kasat Binmas AKP Agus Purwanto, S.E., bersama delegasi Dai Kamtibmas wilayah hukum Ngawi. Kehadiran ini menegaskan komitmen daerah dalam merangkul para ulama dan pemuka agama demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Dalam arahannya, Kapolda Jatim menekankan bahwa peran pemuka agama sangat vital dalam meredam potensi konflik sosial di akar rumput. Melalui pendekatan dakwah yang sejuk, Dai Kamtibmas diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam merawat kerukunan umat.

Senada dengan hal tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Mohammad Amirul Hakim menyatakan bahwa sinergi antara aparat penegak hukum dan tokoh agama adalah kunci utama dalam menciptakan iklim sosial yang kondusif, khususnya di wilayah Kabupaten Ngawi.

“Peran Dai Kamtibmas tidak sekadar menyampaikan syiar keagamaan, tetapi juga menjadi agen pencerah yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan persatuan, toleransi, serta menangkal arus informasi hoaks dan paham radikal,” ujar AKBP Mohammad Amirul Hakim, Jumat (6/11/2026).

Pihaknya menambahkan, keberadaan Dai Kamtibmas yang menjangkau hingga pelosok desa dan kelurahan akan diintegrasikan dengan kinerja Bhabinkamtibmas di lapangan. Langkah kolaboratif ini diyakini mampu memperkuat sistem deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan sebelum membesar.

“Kami ingin pendekatan humanis berbasis keagamaan ini mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat. Harapannya, setiap persoalan sosial di lingkungan warga dapat diselesaikan secara musyawarah, damai, dan kekeluargaan,” imbuhnya.

Melalui pengukuhan massal ini, Polres Ngawi berkomitmen untuk terus mengoptimalkan program pembinaan masyarakat berbasis keagamaan, seperti pengajian rutin dan dialog interaktif, guna memastikan Kabupaten Ngawi senantiasa berada dalam situasi yang aman, sejuk, dan harmonis. [Don]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *